Wednesday, April 22, 2026
HomeDUNIA KAMPUSTangkal Bahaya Judi Online, Mahasiswa KKN Unila Gelar Sosialisasi di SMA PGRI...

Tangkal Bahaya Judi Online, Mahasiswa KKN Unila Gelar Sosialisasi di SMA PGRI Kotabumi

 

JARRAKPOSLAMPUNG – Judi online kini menjadi ancaman serius, terutama bagi remaja yang semakin rentan terhadap aktivitas ilegal ini. Menyikapi isu tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Kelurahan Tanjung Harapan, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, menggelar sosialisasi bertema “Bahaya Judi Online” di SMA PGRI Kotabumi, Selasa (21/1/2025).

Kegiatan ini melibatkan tujuh mahasiswa KKN dari berbagai jurusan Universitas Lampung (Unila) sebagai bagian dari program kerja mereka. Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa terkait dampak buruk judi online, mencakup aspek psikologis, finansial, hingga ancaman hukum yang menyertainya.

Taufik Hidayah, mahasiswa Ilmu Komunikasi yang bertindak sebagai pemateri utama, mengungkapkan bahwa judi online tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :   Agen Judi Online Kian Agresif, Modus Baru Menyasar Pengguna Dompet Digital

“Remaja merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap pengaruh negatif judi online. Dengan akses yang semakin mudah melalui perangkat digital seperti ponsel, bahayanya semakin mengintai. Jika tidak diatasi, hal ini dapat merusak masa depan mereka, baik dari segi pendidikan maupun kehidupan sosial,” jelas Taufik.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga melibatkan diskusi interaktif antara mahasiswa KKN dan para siswa. Siswa diajak berbagi pengalaman dan berdiskusi mengenai langkah-langkah yang bisa diambil untuk mencegah dampak buruk judi online.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara siswa, guru, dan mahasiswa KKN untuk lebih bijak dalam menggunakan media digital serta meningkatkan kewaspadaan terhadap pengaruh negatif dunia maya.

Baca Juga :   UPT Perpustakaan Unila Migrasi ke INLISLite untuk Penguatan Layanan Era Digital

Mahasiswa KKN berharap sosialisasi ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif dalam menangani isu judi online, sekaligus menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk mengadakan kegiatan serupa. “Kami berharap upaya ini mampu membantu generasi muda lebih memahami risiko judi online dan lebih fokus pada hal-hal positif untuk masa depan mereka,” pungkas Taufik. (***)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments