Monday, May 4, 2026
HomeSUDUT PANDANGKonferwil PWNU Lampung Ajang Penguatan Ukhuwah Islamiah

Konferwil PWNU Lampung Ajang Penguatan Ukhuwah Islamiah

Oleh: H. Khaidir Bujung
Penulis Kader NU, Calon DPD RI dari Provinsi Lampung

KONFERENSI Wilayah Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Lampung yang digelar pada 29-30 Juli 2023 sudah sepatutnya dijadikan ajang penguatan ukhuwah islamiah. Poin utamanya adalah silaturrahim sesama Jam’iyyah bahwa pengarusutamaan harokah Aswaja dan regenerasi kader NU harus terus berjalan.

Sebelumnya saya Haidir Bujung ingin menegaskan bahwa saya tidak akan menyoroti terkait siapa yang mencalonkan ketua Tanfidziyah PWNU Lampung, namun lebih dari itu saya sebagai bagian dari Organisasi besar sekaliber NU selalu mengingatkan pentingnya kebersamaan, pentingnya ukhuwah agar tidak terdikatomi dan berkonflik sesama kader pasca Konferwil.

Semua yang mencalonkan menjadi Ketua Tanfidziyah PWNU Lampung adalah kader kader terbaik, berlatar pesantren dan mempunyai kans yang tinggi memajukan NU dilihat dari visi besar masing masing kandidat.

Baca Juga :   Lansia Shalat Taubat

Harus menjadi pepeling bahwa seluruh kandidat tentu saja harus penya Himmah dan Azimah memajukan NU, bukan berfikir apa yang bisa didapat ketika menahkodai NU.

PWNU Lampung tentu mempunyai legensi yang matang terkait pemetaan dan tata kelola organisasi. Betapa tidak lihat dari semua aspek, semua unsur ada semua dalam PWNU Lampung.

Maka wajar kalau Provinsi Lampung pernah menjadi salah satu tempat diselenggarakannya Muktamar NU.
Kembali pada persoalan menjaga persatuan, bahwa seyogyanya masing masing kandidat dan para pendukung harus tetap menegakan Marwah organisasi di atas segalanya.

NU bukan organisasi kaleng kaleng. Sejarah sudah membuktikan kedigdayaan NU sejak berdiri 31 Januari 1926, masa penjajahan, masa kemerdekaan sampai detik ini NU masih tetap jumeneng dan digjaya mengawal harkat dan martabat bangsa Indonesia, untuk itu penting kiranya nama besar NU dijadikan lem perekat harokah jam’iyah Nahdiyyah dalam menyongsong tahun emas Peradaban umat Islam khususnya di Indonesia.

Baca Juga :   APBN Kian Tertekan, Pemerintah Didesak Sesuaikan Harga BBM Bersubsidi

Saya sebagai salah satu bagian dari Organisasi NU merasa bangga menjadi NU, dan selalu sedia berkhidmat di NU.

Selamat berkonferwil jangan lupa diseduh kopinya agar tetap riang gembira. Mari jaga Marwah Aswaja. (***)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments