Bawaslu Mulai ‘Injak Pedal Gas’

Date:

Gaungkan Pendidikan Politik Pada Masyarakat

PEMBARUAN.ID – Tahapan Pemilu 2024 sudah dimulai. Karenanya, partisipasi masyarakat dalam konteks pengawasan sangat dibutuhkan. Itu sebabnya, Bawaslu melakukan percepatan-percepatan sosialisasi pendidikan politik pada masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan, Koordinator Devisi Sosialisasi Bawaslu Lampung, Karno A Satarya di sela Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu Serentak Tahun 2024, di Lampung Selatan, Kamis (29/09/2022).

Bawaslu, jelas Karno, memiliki peran strategis dan menjadi kunci atas berlangsungnya pengawas pemilu yang berintegritas. Ia berharap Bawaslu Lamsel bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat secara luas mengenai pentingnya peran serta masyarakat dalam mengawal setiap momentum pesta demokrasi.

“Ini sebagai bentuk tanggungjawab Bawaslu untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat dalam pengetahuan kepemiluan,” ujar Karno Ahmad Satarya

Baca Juga :   Incar Posisi 3 Besar, Cabor Futsal Jadi Penentu Posisi Lampung di Porwanas XIII

Ketua Bawaslu Lampung Selatan Hendra Fauzi mengatakan, dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 pentingnya partisipasi dan inisiatif masyarakat dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu. Hal tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan pemilu yang bersih, transparan, dan berintegritas dari sisi penyelenggara dan penyelenggaraannya.

“Untuk mewujudkan itu semua, Bawaslu membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat. Harapannya, penyelenggaraan pemilu berjalan luber jurdil (langsung umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil), dan demokratis,” kata Hendra.

Pria berkacamata ini menambahkan, pengawasan partisipatif penting dilakukan, terutama dalam mengawasi pemilu di ruang privat yang tidak tersentuh oleh pengawas pemilu. Apalagi, masyarakat merupakan pemilik kedaulatan tertinggi di negara demokrasi ini.

“Bawaslu dengan 25 Organisasi mahasiswa, masyarakat, dan kepemudaan di Lamsel telah sepakat melakukan perjanjian kerjasama tentang Pengawasan Partisipatif Pemilu,” pungkas Hendra. (rls/tim/***)

Baca Juga :   Masa Kampanye Hanya 75 Hari, Pengamat: Terlalu Singkat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

KPK Turun ke Pesawaran, DPRD Diminta Tegakkan Anti Korupsi

JARRAKPOSLAMPUNG – Komitmen pemberantasan korupsi di Kabupaten Pesawaran kembali...

KUA-PPAS 2026 Disepakati, Mesin Anggaran Daerah Resmi Berjalan

JARRAKPOSLAMPUNG - DPRD bersama Pemerintah Daerah resmi menandatangani Nota...

DPRD Pesawaran Bongkar Dugaan Kebocoran PAD

JARRAKPOSLAMPUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran...

Jual Alat Drumband: Ketika Nada Menjadi Identitas, dan Irama Menjadi Kehormatan

Dalam dunia jual alat drumband dan jual marching band,...