Monday, May 25, 2026
HomeDUNIA KAMPUSRektor UGM Sebarkan Wawasan Tentang "Interprofessional Collaboration" di Unila

Rektor UGM Sebarkan Wawasan Tentang “Interprofessional Collaboration” di Unila

JARRAKPOSLAMPUNG – Gedung D Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila) menjadi saksi atas kuliah umum yang dihadiri oleh Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. Acara yang berlangsung pada hari Minggu, 15 Oktober 2023, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dies natalis FK Unila tahun 2023, dan membawa topik yang sangat relevan, yaitu “Interprofessional Collaboration.”

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan TIK Unila, Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., membuka acara tersebut dengan penuh semangat, menegaskan betapa pentingnya topik Interprofessional Collaboration dalam dunia kesehatan saat ini. Konsep ini mengacu pada kerja sama antara dua atau lebih profesi tenaga kesehatan sebagai tim yang memiliki kesamaan tujuan, komitmen, dan saling menghormati antara satu profesi dan profesi lainnya.

Baca Juga :   Bersama Jokowi, Unila Ikut Tanam 1 Juta Batang Mangrove

Ayi Ahadiat berharap bahwa acara ini akan menginspirasi para peserta, terutama mahasiswa, untuk membangun semangat kolaborasi dan sinergi dalam rangka memberikan layanan kesehatan yang terbaik kepada keluarga, pasien, maupun komunitas. Universitas Lampung sendiri tengah berupaya melakukan riset dan benchmark untuk membangun rumah sakit pendidikan yang menerapkan konsep terbaik, dan Ayi berharap semangat Interprofessional Collaboration akan menjadi salah satu fondasi utama dalam usaha tersebut.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, dalam kuliah umumnya menjelaskan urgensi dari konsep Interprofessional Collaboration dalam kualitas layanan kesehatan. Ia menyoroti pentingnya kompetensi kolaborasi antarprofesi bagi lulusan perguruan tinggi agar mereka mampu bekerja secara efektif dalam dunia kesehatan.

Interprofessional Collaboration adalah komitmen bersama berbagai profesi di bidang pelayanan kesehatan untuk bekerja secara terintegrasi dengan tujuan bersama. Metode ini membantu dalam menyelesaikan berbagai kasus dalam berbagai spesialisasi kesehatan.

Baca Juga :   Sabun Eco-Friendly dari Minyak Jelantah Karya Mahasiswa KKN UIN RIL

Dalam konteks perawatan kesehatan, Interprofessional Collaboration mengharuskan adanya komitmen dan kerja sama harmonis antara tenaga kesehatan, pasien, keluarga, komunitas, dan populasi, yang akan berkontribusi pada peningkatan hasil kesehatan yang optimal.

Acara tersebut juga dihadiri oleh rombongan pendamping Rektor UGM, termasuk Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, Dekan FEB, Dekan FKG, serta jajaran wakil dekan di lingkungan kampus UGM, Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, serta jajaran Sekretariat UGM. Semua pihak hadir dengan semangat yang sama dalam mendukung pengembangan Interprofessional Collaboration dalam dunia kesehatan. (***)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular