Menggali Nilai Filosofis Borobudur: Fieldtrip Mahasiswa Filsafat UIN RIL di Yogyakarta

Date:

 

Hari Pertama, Fieldtrip Mahasiswa Filsafat UIN RIL di Yogyakarta

JARRAKPOSLAMPUNG – Mahasiswa Pascasarjana Filsafat Agama UIN Raden Intan Lampung mengadakan kunjungan edukatif ke Candi Borobudur, sebuah mahakarya peradaban yang telah diakui UNESCO sebagai warisan dunia. Fieldtrip ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai filosofis dan inspirasi dari salah satu monumen budaya terbesar di dunia itu.

Sekretaris Program Studi Filsafat Agama, Dr. Abd. Rahman Hamid, M.Si menjelaskan, kunjungan ini bukan hanya untuk mengagumi kemegahan seni bangunan, tetapi juga untuk memahami kecemerlangan generasi Indonesia pada abad ke-8 dan ke-9 Masehi.

“Proses pembangunan candi yang melibatkan kerja sama, kecerdasan, kedisiplinan, dan ketekunan menjadi pelajaran penting bagi kita dalam membangun peradaban di masa depan,” kata pria kelahiran Maluku itu, Kamis (12/12/2024).

Baca Juga :   UIN Lampung dan UIN Palembang Jalin Kerja Sama Strategis

Bagi mahasiswa filsafat, lanjutnya, Candi Borobudur bukan sekadar situs sejarah. Struktur candi ini merepresentasikan pemikiran mendalam tentang hubungan antara manusia, alam, dan spiritualitas.
Filosofi yang terkandung di dalamnya melambangkan konsep kosmos dalam ajaran Buddha, yang menggambarkan alam semesta melalui tiga struktur utama candi.

Selain itu, relief pada dinding candi menceritakan perjalanan manusia menuju pencerahan, menjadi bukti kebesaran pemikiran nenek moyang kita yang tak lekang oleh waktu.

“Borobudur bukan hanya tentang fisik bangunan, tetapi juga tentang landasan filosofis yang kuat dalam menciptakan harmoni antara kebudayaan dan alam,” jelas dia.

Ia menegaskan, kunjungan ini memberi mahasiswa pengalaman langsung untuk mempelajari bagaimana nilai-nilai filosofis diterapkan dalam membangun peradaban.

“Candi Borobudur adalah bukti nyata bagaimana kecerdasan dan visi manusia dapat menghasilkan sesuatu yang monumental, yang relevan hingga masa kini,” tambahnya.

Baca Juga :   Change the World: PMB PTKIN 2025 Resmi Diluncurkan oleh Menteri Agama

Melalui kunjungan ini, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa mempelajari filsafat tidak hanya melalui teori, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan. Inspirasi yang mereka dapatkan dari Borobudur diharapkan menjadi bekal untuk membangun peradaban yang lebih baik di masa depan.

Diketahui, 10 mahasiwa Filsafat Agama, Pascasarjana UIN Raden Intan yang mengikuti fieldtrip tersebut adalah, Ahmad Riyadi, Rifa’i, Erfan Zain, Bintar Asror, M. Nasrudin, Abdul Husnah Ajid, Leo Anugerah Putra, Aimmatul Azizah, Hazizah Mutiara Cahaya Ningrum dan Mey Melitasari.

Setelah mengunjungi Candi Borobudur, 10 Mahasiswa Filsafat tersebut akan berkunjung ke Universitas Gajah Mada dan UIN Sunan Kalijaga untuk mempresentasikan makalah tentang filsafat. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

KPK Turun ke Pesawaran, DPRD Diminta Tegakkan Anti Korupsi

JARRAKPOSLAMPUNG – Komitmen pemberantasan korupsi di Kabupaten Pesawaran kembali...

KUA-PPAS 2026 Disepakati, Mesin Anggaran Daerah Resmi Berjalan

JARRAKPOSLAMPUNG - DPRD bersama Pemerintah Daerah resmi menandatangani Nota...

DPRD Pesawaran Bongkar Dugaan Kebocoran PAD

JARRAKPOSLAMPUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran...

Jual Alat Drumband: Ketika Nada Menjadi Identitas, dan Irama Menjadi Kehormatan

Dalam dunia jual alat drumband dan jual marching band,...