Tuesday, April 21, 2026
HomeDUNIA KAMPUSKolaborasi UIN RIL dan Boeing: Bahas Masa Depan Industri Penerbangan di Boeing...

Kolaborasi UIN RIL dan Boeing: Bahas Masa Depan Industri Penerbangan di Boeing Class 2025

 

JARRAKPOSLAMPUNG – Program Boeing Class, hasil kolaborasi antara Pusat Kewirausahaan dan Karier Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Boeing Indonesia Association (BIA), dan Synthesis Academy, kembali menggelar sesi perkuliahan pada Kamis (27/02/2025).

Memasuki Lecture 2 dalam rangkaian Lecture Series 2025 Boeing Class, sesi ini mengangkat tema Commercial Passenger / Air Cargo Market Update and Long-term Forecast, yang membahas tren pasar penerbangan komersial dan kargo global serta proyeksi jangka panjang industri penerbangan.

Kuliah daring ini menghadirkan Shauna Bassett, MBA, yang menjabat sebagai Regional Director Market Analysis – Product Forecasting Boeing Commercial Airplanes dari Amerika Serikat. Sesi ini dipandu oleh Erike Angraeni, S.E., M.Esy., Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN RIL.

Baca Juga :   MoU IKA Unila dan Bawaslu Jaga Integritas Pilkada 2024

Erike menekankan bahwa wawasan mengenai pasar penerbangan sangat berharga bagi mahasiswa, terutama dalam memahami dinamika industri yang terus berkembang.

“Saya harap para peserta bisa memperoleh literasi yang lebih dalam mengenai industri penerbangan dan proyeksi pasar di masa depan. Ini juga bisa menjadi inspirasi untuk riset lebih lanjut terkait lingkungan ekonomi dan tren industri,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Shauna menyoroti bagaimana industri penerbangan telah menghadapi berbagai tantangan dalam beberapa tahun terakhir, terutama akibat pandemi COVID-19. Namun, ia menegaskan bahwa industri ini menunjukkan ketahanan luar biasa dan kini telah kembali ke jalur pertumbuhan.

“Meskipun kita mengalami titik terendah selama pandemi, industri penerbangan telah pulih dan terus berkembang. Dalam 20 tahun ke depan, kami melihat sektor ini tetap kuat dan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi global. Indonesia sendiri memiliki pasar penerbangan yang sangat potensial di kawasan Asia, dan kami optimistis pertumbuhan ini akan terus berlanjut,” jelasnya.

Baca Juga :   Panen Raya Dies Natalis Unila ke-59: Membangun Kebersamaan Lewat Lomba Menanam Sayuran

Shauna, yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di Boeing, telah menangani berbagai program strategis, termasuk Boeing Commercial Market Outlook dan analisis pasar di Asia. Sebelumnya, ia juga pernah bekerja di beberapa maskapai ternama seperti Frontier Airlines, Alaska Airlines, Airborne Express, dan Delta Airlines dalam berbagai posisi strategis.

Program Boeing Class ini akan berlangsung setiap Kamis hingga April mendatang dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UIN RIL. (***)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments