Basarnas Pastikan Seluruh Penumpang Kapal Terbakar Selamat

Date:

PEMBARUAN.ID – Basarnas Banten memastikan seluruh penumpang penumpang KMP Royce 1 yang terbakar di perairan Selat Sunda berhasil dievakuasi ke Dermaga 1 Pelabuhan Merak.

Dikutip dari CNN, Sabtu (06/05/2023) malam, Kepala Basarnas Banten Adil Triyanto mengatakan, seluruh penumpang KMP Royce1 sedang menjalani pemeriksaan oleh tenaga medis, sejumlah ambulans juga disiagakan mengantisipasi hal kedaruratan.
[elementor-template id=”3361″]

“Penumpang seluruhnya berhasil dievakuasi dan selamat. Jumlah penumpang masih pendataan. Penumpang dievakuasi ke dermaga 1 Pelabuhan Merak,” kata Adil.

Saat ini, lanjut dia, kapal KMP Royce1 masih dilakukan pendinginan menggunakan tugboat, dengan cara disemproti air untuk memastikan tidak ada lagi api yang masih menyala.

Sementara, salah seorang penumpang KMP Royce1, Arif (45) menceritakan peristiwa naas tersebut yang begitu dramatis.

Baca Juga :   Dewan Penasehat PWI Lampung Menyuarakan Kekecewaan atas Panggilan Wartawan oleh Bawaslu

[elementor-template id=”3532″]
Menurut Arif, awalnya dirinya dan keluarga tidak pernah berfikir akan terjadi peristiwa mencekam itu akan dialaminya. Bahkan, dirinya mengaku sempat bersantai menikmati segelas kopi di kantin kapal.

Lalu tiba-tiba dia dikagetkan kepulan asap hitam pekat yang berasal dari parkiran mobil di lambung kapal yang berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni itu.

Dia mendengar teriakan penumpang lain bahwa ada kebakaran di dalam kapal. Seketika dia berlari ingin melihat sumber api, namun dilarang petugas demi keselamatan.
[elementor-template id=”3361″]

[elementor-template id=”3532″]
Ujang bersama keluarga dan penumpang lainnya diarahkan segera menyelamatkan diri oleh petugas kapal.

“Awalnya keluar asap kecil, langsung besar asapnya. Kita kan di atas, itu di bawah sudah keluar asap pekat. Kalau api mah enggak terlalu besar cuma asap doang tebal,” ujarnya, di Pelabuhan Merak, Sabtu (6/5).

Baca Juga :   Pj Gubernur Samsudin Pastikan PPDB di Lampung Berjalan Sesuai Aturan

Dia mengatakan kapal yang bertugas memadamkan api baru datang sekitar 30 menit setelah asap membesar. Tak lama, penumpang dievakuasi bergantian menggunakan perahu nelayan, kapal Basarnas, Polairud Polda Banten hingga TNI AL Banten.

“Agak lama baru datang pemadam kebakaran, terus kita juga dievakuasi. Ternyata ada mobil yang terbakar, saya enggak lihat kondisi mobilnya,” tandasnya. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

KPK Turun ke Pesawaran, DPRD Diminta Tegakkan Anti Korupsi

JARRAKPOSLAMPUNG – Komitmen pemberantasan korupsi di Kabupaten Pesawaran kembali...

KUA-PPAS 2026 Disepakati, Mesin Anggaran Daerah Resmi Berjalan

JARRAKPOSLAMPUNG - DPRD bersama Pemerintah Daerah resmi menandatangani Nota...

DPRD Pesawaran Bongkar Dugaan Kebocoran PAD

JARRAKPOSLAMPUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran...

Jual Alat Drumband: Ketika Nada Menjadi Identitas, dan Irama Menjadi Kehormatan

Dalam dunia jual alat drumband dan jual marching band,...