Thursday, April 16, 2026
HomeDUNIA KAMPUSGus Adung: PTKI Harus Respons Isu Kemanfaatan Keilmuan dan Kinerja Intelektual

Gus Adung: PTKI Harus Respons Isu Kemanfaatan Keilmuan dan Kinerja Intelektual

JARRAKPOSLAMPUNG – Dalam Rapat Kerja (Raker) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) 2024, Koordinator Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Dr. H Abdul Rochman, atau lebih dikenal dengan Gus Adung, menyoroti pentingnya kemanfaatan keilmuan bagi masyarakat.

Bertempat di Hotel Preanger Bandung pada Sabtu (24/02/2024), Gus Adung memimpin diskusi yang berfokus pada peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam mendorong kemajuan daerah.

Gus Adung menekankan bahwa PTKI harus tidak hanya berkontribusi pada tingkat keilmuan, tetapi juga memiliki dampak positif yang terlihat di tengah masyarakat.

Dengan didukung oleh guru besar dan dosen-dosen berpengalaman, PTKI diharapkan dapat merespons isu-isu keagamaan dengan cepat dan efektif.

Baca Juga :   Petugas Humas Harus Siap Bekerja Dibawah Tekanan

Selain itu, dalam Raker tersebut, Gus Adung juga menggarisbawahi pentingnya komitmen kinerja intelektual di kalangan PTKI. Ia mendorong agar produktivitas karya ilmiah ditingkatkan, dengan setiap dosen memiliki rekam jejak karya yang solid.

Komitmen ini sejalan dengan visi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk menjadikan PTKIN sebagai destinasi utama bagi siswa SMA/MA/sederajat.

Tidak hanya itu, Gus Adung juga menyoroti pentingnya memperkuat peran media dan humas dalam memasyarakatkan karya-karya intelektual yang dihasilkan oleh PTKI. Libatkan mahasiswa, kata Gus Adung, sebagai sumber daya yang dapat digerakkan untuk kemajuan UIN Raden Intan Lampung.

Selain diskusi mengenai kemanfaatan keilmuan dan kinerja intelektual, dalam Raker ini, UIN Raden Intan Lampung memberikan penghargaan kepada Fakultas Syariah sebagai unit kerja dengan capaian Jurnal Terindeks Scopus. Tidak hanya itu, Jurnal Al-‘Adalah Fakultas Syariah juga mendapatkan penghargaan sebagai Jurnal Terindeks Scopus Pertama di UIN Raden Intan Lampung.

Baca Juga :   Unila Dorong Pengembangan Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat di Gunung Batu

Rapat kerja ini berlangsung selama enam hari, dimulai pada 20-21 Februari 2024 di Ballroom UIN Raden Intan Lampung dan dilanjutkan pada 22-25 Februari 2024 di Bandung. Dengan partisipasi 308 peserta dari berbagai unsur pimpinan universitas, pascasarjana, fakultas, lembaga, dan unit-unit kerja, Raker ini menjadi momentum penting dalam menggali potensi dan merumuskan langkah-langkah strategis bagi UIN Raden Intan Lampung menuju masa depan yang lebih baik. (***)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments