Saturday, May 2, 2026
HomeDUNIA KAMPUSMahasiswa KKN Unila Tanam 2.000 Mangrove di Bunut Selatan, Sragi

Mahasiswa KKN Unila Tanam 2.000 Mangrove di Bunut Selatan, Sragi

JARRAKPOSLAMPUNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Lampung (Unila) memberikan kontribusi proaktif dalam upaya pelestarian lingkungan dengan menggelar kegiatan penanaman mangrove di Bunut Selatan, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.

Kegiatan ini, yang dipandu oleh Sumargono S.Pd., M.Pd., melibatkan sepuluh mahasiswa dari periode satu tahun 2024. Langkah progresif ini mendapatkan dukungan luas dari berbagai pihak di desa setempat, yang menunjukkan komitmen tidak hanya terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga pada pengembangan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata.

Sebagai tahap awal, mahasiswa KKN berkunjung ke Kelompok Tani Hutan Lestari Jaya (KTH) di Dusun Bunut Selatan. Dalam diskusi bersama, mereka membahas program kerja (progja) dan berhasil mengajukan permohonan untuk mendapatkan 2.000 bibit mangrove dari Persemaian Permanen Karang Sari, Lampung Selatan, yang kemudian diambil pada 18 Januari 2024.

Baca Juga :   Pelatihan Kehumasan Unila: Tingkatkan Keterampilan Informasi dan Strategi

Dukungan penuh terhadap inisiatif ini datang dari Kepala Desa Bandar Agung, Sapri Yadi, serta berbagai tokoh masyarakat seperti Ketua KTH, Ketua RT, Kepala SMPN 1 Sragi, Ketua Karang Taruna, Kepala Dusun Bandar Agung, Penyuluh Kehutanan, dan Bendahara Kelompok Tani Hutan Lestari Jaya.

Puncak kegiatan ini adalah penanaman 2.000 pohon mangrove, melibatkan tidak hanya para pejabat dan mahasiswa, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat Desa Bandar Agung dan siswa-siswi SMPN 1 Sragi. Aksi ini bukan hanya sebagai upaya kolektif untuk pelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai sarana membangun kesadaran dan kebersamaan di antara generasi muda dan warga desa.

Mahasiswa KKN Unila berharap bahwa kegiatan semacam ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk menjaga keseimbangan alam dan mengembangkan ekonomi lokal. Dalam konteks ini, kegiatan penanaman mangrove tidak hanya menjadi tindakan konkrit pelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai langkah menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan penuh harapan bagi Desa Bandar Agung dan sekitarnya.

Baca Juga :   Kuliah Umum 'CEOs Talk' FEBI UIN RIL: Mengupas Financial Planning Gen Z Bersama Para CEO Terkemuka
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments