Tuesday, June 2, 2026
HomeDUNIA KAMPUSTim PKM Unila Ajarkan Pemanfaatan Limbah Sayur dan Buah Jadi Sabun

Tim PKM Unila Ajarkan Pemanfaatan Limbah Sayur dan Buah Jadi Sabun

JARRAKPOSLAMPUNG – Tim Dosen dan mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Kunjir, Rajabasa, Lampung Selatan, Sabtu (05/09/2023).

Kegiatan pengabdian yang diketuai oleh Prof. Dr. dr. Asep Sukohar itu beranggotakan dosen dari Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung yaitu, apt. Dwi Aulia Ramdini, M.Farm., apt. Citra Yulianda Pardilawati, M.Farm., Afriyani, M.Farm., serta tim mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi.

Dalam agenda yang digelar di Cafe Mahani, Desa Kunjir tersebut diikuti oleh 30 orang peserta yang merupakan Ibu-ibu PKK setempat.

“Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana Desa Binaan Universitas Lampung dan dilanjutkan oleh sambutan sekaligus pembukaan oleh Kepala desa yang diwakili oleh Bapak Yusron selaku Sekretaris Desa,” kata Prof Asep Sukohar.

Baca Juga :   Mubes IKA Unila Ke V dengan Tema 'Kita Tingkatan Peran Serta Alumni Dalam Membangun Pertanian Berkelanjutan'

Setelah acara pembukaan, lanjut dia, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tim Pengabdi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini, jelasnya, merupakan kegiatan pendampingan pembuatan Eco-enzyme dan sabun padat. Sabun padat yang dibuat ini berbahan dasar Eco-enzyme.

“Eco-enzyme merupakan cairan alami serba guna yang merupakan fermentasi dari limbah sisa buah/sayur yang dicampur dengan gula merah dan air,” jelasnya.

Eco-enzyme, tambah dia, dapat dimanfaatkan sebagai carian pembersih lantai, campuran sabun cuci piring, sabun mandi, shampoo dan masih banyak manfaat lain nya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan buku saku yang berisi informasi tentang pembuatan eco-enzyme serta berbagai cara pemanfaatannya dan penyerahan alat-alat yang digunakan dalam proses pembuatan Sabun Eco enzyme oleh tim pengabdian kepada kelompok masyarakat

Baca Juga :   UIN RIL Maksimalkan Pengelolaan Aset BMN untuk Peningkatan Pendapatan

Desa Kunjir merupakan salah satu desa penghasil buah pisang, sehingga terdapat cukup banyak limbah kulit pisang yang awalnya hanya dibuang, dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan Eco-enzyme.

“Dengan pembuatan eco-enzyme ini diharapkan dapat mengurangi sampah serta meningkatkan nilai ekonomis dari limbah organik dari masyarakat,” tandasnya. (***)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular